Selasa, 08 September 2015

JARINGAN PADA TUMBUHAN

Semangatt selalu ya "sahabat biologi" :)
Semangat belajar ! 

Tumbuhan merupakan acuan adanya ekosistem di bumi ini, bayangkan sobat bumi ini tanpa adanya tumbuhan? ekosistem pun akan terganggu.
Populasi manusia yang seiring perkembangan semakin maju memungkinkan kebutuhan sandang pangan maupun papan yang tak terbatas. Salah satu pemenuhannya adalah dengan revolusi hijau melalui penanaman pohon. Dengan ilmu jaringan dan strukturnya pada tumbuhan maka kita akan dapat memanfaatkannyauntuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

Apa itu jaringan?
Tubuh tumbuhan tersusun atas banyak sel. Keseluruhan sel-sel yang menempati tempat tertentu membentuk jaringan.
Jaringan adalah sekelompok sel yang mempunyai struktur dan fungsi yang sama dan terikat oleh bahan antar sel membentuk satu kesatuan.
Berdasarkan tahap perkembangannya jaringan dibagi atas jaringan meristem dan jaringan dewasa.

1.  JARINGAN MERISTEM

Jaringan meristem adalah jaringan yang sel penyusunnya bersifat embrional artinya mampu terus-menerus membelah diri untuk menambah jumlah sel tubuh.


Ciri sel meristem :
  • berdinding tipis
  • banyak mengandung protoplasma
  • vakuola kecil
  • inti besar
  • plastida belum matang
Berdasarkan letaknya ada 3 macam meristem :
  • meristem apikal terdapat di ujung batang dan ujung akar.
  • meristem interkalar, bagian dari meristem apikal yang terpisah dari ujung selama pertumbuhan, terdapat pada pangkal ruas batang rumput.
  • meristem lateral terdapat pada kambium pembuluih dan kambium gabus. 
Berdasarkan asal terbentuknya,
  • Meristem primer
Meristem primer berkembang dari sel embrional, terdapat pada kuncup ujung batang dan ujung akar. meristem primer menyebabkan pertambhan panjang pada tumbuhan.
daerah meristematik dapat dibedakan menjadi protoderma yang akan membentuk epidermis. prokambium yang akan membentuk jaringan ikatan pembuluh primer (xilem dan floem)dan kambium.  Meristem dasar yang akan membentuk jaringan dasar tumbuhan yang akan mengisi empulur  dan korteks seperti parenkim, kolenkim dan sklerenkim.
  • Meristem sekunder
Meristem sekunder terbentuk dari jaringan dewasa yang telah mengalami diferensiasi dan spesialisasi. contohnya kambium yang terdapat pada tanaman dikotil.

2. JARINGAN DEWASA

Jaringan dewasa merupakan jaringan yang terbentuk dari diferensiasi dan spesialisasi sel-sel hasil pembelahan jaringan meristem. Diferensiasi adalah perubahan bentuk sel yang disesuaikan dengan fungsinya sedangkan spesialisasi adalah pengkhususan sel untuk mendukung suatu fungsi tertentutuk mendukung suatu fungsi tertentu. 

  • Epidermis
Jaringan epidermis merupakan jaringan terluar tumbuhan yang menutupi seluruh tubuh tumbuhan mulai dari akar, batang dan daun. Jaringan ini berfungsi untuk pelindung jaringan di dalamnya.
  • Jaringan Gabus
Jaringan pelindung yang dibentuk untuk menggantikan epidermis batang dan akar yang telah menebal akibat pertumbuhan sekunder. Jaringan ini berfungsi sebagai pelindung tumbuhan dari kehilangan air.
  • Parenkima
Parenkim merupakan jaringan dasar karena menjadi tempat bagi jaringan-jaringan yang lain, selain itu menyimpan cadangan makanan.. Parenkim yang memiliki kloroplas disebut klorenkima.
  • Jaringan Penguat 
  1. Kolenkima merupakan sel hidup dan mengandung sel kloroplas. Dinding sel kolenkima mengandung selulosa, pektin dan hemiselulosa.
  2. Sklerenkima merupakan sel-sel mati. Dinding ini mengandung lignin yang tebal dan kuat. Fungsinya sklerenkima untuk menguatkan bagian tumbuhan yang sudah dewasa, melindungi bagian dalam yang lunak.
  • Jaringan Pengangkut

  1. Xilem berfungsi mengalirkan air dan mineral dari akar ke daun. Elemen xilem terdiri atas unsur pembuluh, serabut xilem dan parenkim xilem. 
  2. Floem berfungsi menyalurkan zat makanan hasil fotosintesis dari daun ke seluruh tubuh tumbuhan.Elemen floem terdiri atas unsur-unsur tapis, sel pengiring, serabut floem, sklereid dan parenkima floem.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar