Jumat, 28 Agustus 2015

SISTEM SARAF MANUSIA

Semangat pagi sahabat belajar ... :)

Saat kalian merasakan lapar apa yang kalian lakukan?
Jawabannya pasti kalian akan mengambil makanan tersebut dan ingin memakannya untuk meghilangkan rasa lapar.

Dari kegiatan tersebut ada beberapa alat-alat tubuh yang melakukan koordinasi, antara lain, kaki yang digunakan untuk melangkah mengambil makanan, mata yang digunakan untuk melihat makanan dan tangan yang digunakan untuk mengambil makanan.

Jadi sahabat, kita dapat melakukan aktivitas secara teratur dan serasi karena di dalam tubuh kita punya 3 sistem koordinasi yang saling bekerjasama,yaitu sistem saraf, sistem indera dan sistem hormon.
Saraf merupakan bagian penting pengatur utama koordinasi aktivitas-aktivitas tubuh. Ketika kita melakukan berpiknik ke pantai sejenak menghilangkan penat, kita dapat melihat pemandangan indah laut dengan menggunakan mata, merasakan deburan ombak melalui telinga kita, merasakan segarnya udara di pagi hari dengan kulit kita.
Maka dari itu rasa syukur kepada Allah SWT seharusnya senantiasa terpatri dalam benak kita. Cara mudahnya adalah dengan dengan merawat dan menjaga tubuh kita.

Saraf tersusun atas jaringan saraf, sedangkan jaringan saraf tersusun atas sel-sel saraf.
Sel saraf terdiri dari badan sel, dendrit dan neurit (akson).


Badan sel terdiri dari sitoplasma yang mengelilinginya. Dendrit merupakan serabut pendek yang keluar dari badan sel dan berfungsi menerima dan membawa rangsanagan (impuls) ke badan sel. Neurit merupakan serabut panjang yang keluar dari badan sel berfungsi mengahantarkan rangsangan dari sela saraf satu ke sel saraf lainnya. Di dalam neurit terdapat benang benang halus yang disebut neurofibril. Neurofibril dibungkus oleh selaput mielin yang berfungsi mempercepat jalannya rangsangan.

Berdasarkan fungsinya sel saraf terbagi atas 3 macam :
  1. Sel saraf sensori yang disebut juga sel saraf indera berfungsi menerima rangsangan dari indera ke saraf pusat (otak atau sum-sum tulang belakang).
  2. Sel saraf motoris disebut juga sel saraf penggerak berfungsi membawa perintah atau tanggapan dari saraf pusat ke otot atau kelenjar tubuh.
  3. Sel saraf perantara (penghubung) merupakan sel saraf yang meneruskan rangsangan dari sel sensoris ke sel saraf motoris. 


Gerak Biasa dan Gerak Refleks

Gerak biasa merupakan suatu gerak yang kita sadari. Pada gerak ini impuls dari indra diterima oleh saraf sensoris langsung ke otak, kemudian otak memberi respon untuk dibawa oleh saraf motorik menuju otot. Misalnya gerak ketika ketika mengambil minum ketika merasa haus.
Jadi secara skematik dapat dituliskan :
impuls - indra- saraf sensoris - otak - saraf motoris - otot

Gerak refleks, pada saat impuls diterima oleh saraf sensoris sebagian ada yang menuju ke sel saraf motoris melalui sel perantara ada pula yang langsung menuju otak. Akan tetapi sampainya impuls ke otot lebih cepat daripada ke otak sehingga terjadilah gerak refleks. Misalnya gerak reflek menjauh ketika tangan kita terkena api.
Jadi secara skematik dapat dituliskan :
impuls - indra - saraf sensoris - saraf perantara - saraf motoris - otot

Jadi sahabat, begitulah yang mendasari kita melakukan aktivitas setiap harinya.
Selamat beraktivitas :)




 


Sabtu, 22 Agustus 2015

Ruang Lingkup Biologi

Semangat selalu sahabat "belajar biologi" :)
Sehat selalu yaa.

Sebuah pepatah mengatakan "Jika kalian mampu menembus langit dan bumi, maka tembuslah, tetapi kalian (manusia) tak akan bisa menembusnya kecuali dengan ilmu."


Kenapa kita harus mempelajari biologi? Apa hakikatnya biologi dijadikan sebagai ilmu? Apa menariknya biologi sehingga kita harus mempelajarinya? Apa manfaatnya dengan adanya perkembangan ilmu biologi?
Wahh pertanyaan yang tak asing lagi dan menarik untuk kita kaji. Karena dari sekolah dasar sampai sekolah menengah atas kita pasti ketemu sama ilmu ini.

Kupas habis yukk sahabat "belajar biologi" ruang lingkup apa saja yang kita akan pelajari ketika kita belajar biologi. 
Cek it !

Biologi berasal dari kata "bios" yang berarti makhluk hidup dan "logos" yang berarti ilmu. Jadi dapat disimpulkan bahwa biologi adalah ilmu yang mempelajari makhluk hidup yang berupa manusia, hewan, tumbuhan dan mikroorganisme serta kehidupannya.
Ilmu akan berkembang seiring perkembangan zaman. Perkembangan tersebut mampu mengubah cara berpikir kita baik mengenai fonemena alam, sosial serta penerapannya dalam mensejahterakan manusia. Khususnya ilmu biologi. Ilmu inilah yang mempelajari diri kita sendiri, biologi mempelajari lingkungan disekitar kita dan mengatur kehidupan dan kesehatan kita. Mengatur segala aspek dari apa yang harus kita makan, kita minum, kapan kita bekerja, berolahraga dan berbagai aktivitas lainnya. Serta bagaimana kita memilih apa yang terbaik untuk kita dan lingkungan.

Lihatlah benda hidup yang ada disekitar kita, pasti penah terpikir di benak kita, Kenapa mereka disebut makhluk hidup. Ya karena mereka mempunyai ciri hiduplah jadi mereka disebut makhluk hidup. 
Ciri-ciri makhluk hidup antara lain membutuhkan nutrisi, melakukan metabolisme, melakukan respirasi, mengalalami pertumbuhan dan perkembangan, bereproduksi, melakukan regulasi dan menanggapi rangsang, adaptasi, melakukan ekskresi  dan melakukan transportasi sel.
Dari sekian banyak ciri makhluk hidup yang disebutkan tersebut tak akan bisa dikatakan makhluk hidup ketika salah satu dari ciri tersebut tak ada pada dirinya.

Semakin berkembangnya ilmu, semakin banyak pula aspek-aspek biologi yang dipelajari baik yang dilihat dari aspek fungsi maupun aspek taksonomi.

Aspek fungsi antara lain : 

1. Fisiologi mempelajari kerja fungsi organ tubuh.
2. Morfologi  mempelajari bentuk luar makhluk hidup.
3. Reproduksi mempelajari proses meghasilkan keturunan pada makhluk hidup.
4. Genetika mempelajari hukum-hukum pewarisan sifat.
5. Evolusi mempelajari perkembangan makhluk hidup dari tingkat tinggi ke tingkat rendah.

Sedangkan dari aspek taksonomis (pengklasifikasian) antara lain :

1. Sitologi mempelajari sel.
2. Embriologi mempelajari perkembangan embrio.
3. Histoloi mempelajari jaringan hewan
4. Zoologi  mempelajari hewan
5. Botani mempelajari tumbuhan
6. Mikrobiologi mempelajari mikroorganisme
7. Mikologi mempelajari jamur
8. Paleontologi mempelajari fosil dan hubungannya dengan bumi
9. Ornitologi mempelajari burung.
10. Entomologi mempelajari serangga

Dari sekian banyak ilmu maka ketika kita akan belajar fisiologi, kita pun dapat memilih pada tingkatan takson apa, misalnya fisiologi hewan, fisiologi tumbuhan, fisiologi jamur dll, dan juga sebaliknya ketika kita belajar  tertentu misalnya jamur (mikologi), kita akan melengkapinya dengan fisiologi jamur, morfologi jamur, reproduksi jamur dan lain-lain.

Biologi masuk kedalam ilmu sains dimana kita dapat melihat fakta-fakta dan menguji kebenaranya di laboratorium. Hal yang tak kalah penting ketika seorang ilmuan atau peneliti meneliti mereka pun tidak asal mengarang dalam meneliti. Mereka menggunakan suatu kaidah yang sistematis dan teratur serta perlu adanya kesabaran, ketekunan, kerja yang sungguh-sungguh dan sesuai fakta yang ada di lapangan. Kaidah tersebut disebut "Metode ilmiah".

Metode ilmiah tersebut antara lain :

1. Melakukan observasi.
2. Mengemukakan hipotesis.
3. Melakukan eksperimen.
4. Menganalisis hasil eksperimen
5. Menyimpulkan hasil eksperimen.

Ketika seorang peneliti menelitipun tidak hanya terpaut dengan satu perlakuan, ada beberapa variabel yang harus diidentifikasi, variabel tersebut antara lain :

1. Variabel kontrol : variabel yang dibuat sama dalam penelitian.
2. Variabel bebas : variabel yang dibuat bervariasi.
3. Variabel terikat : variabel yang muncul akibat adanya variabel bebas.

Biologi tak sekedar membahas organisme, adapun biologi terbentang dari lingkup molekuler sampai pada bioma dipermukaan bumi. 
Secara berurutan biologi mempelajari dari molekul - sel - jaringan - organ - sistem organ - organisme - populasi - komunitas - ekosistem - bioma - biosfer. 

Jadi sebenaranya sangat tidak terbatas ketika kita belajar biologi.  Dalam sistem molekuler biologi mempelajari berbagai macam struktur dan ciri molekul, molekul-molekul tersebut berinteraksi membentuk sel. Sel berinteraksi akan membentuk jaringan. Beberapa jaringan menyusun organ. Organ-organ berinteraksi menyusun organisme makhluk hidup. Setiap individu berkumpul membentuk populasi. Populasi berinteraksi dengan lainya membentuk komunitas. Komunitas dengan lingkungan abiotik membentuk ekosistem. Berbagai ekosistem membentuk bioma. Dan interaksi antar bioma di bumi membentuk biosfer. 

Sampai pada saat ini ilmuan-ilmuan biologi pun berjasa dalam kesejahteraan manusia. Berikut beberapa jasa yang bisa dilihat dilingkungan sekitar kita :

1. Mengungkap sifat pewarisan manusia.
2. Menemukan penyebab dan pengobatan suatu penyakit.
3. Penemuan vaksin, antibiotik dan serum.
4. Penemuan bibit unggul suatu tanaman maupun hewan.
5. Penemuan teknik inseminasi pada hewan.

Begitulah sobat "belajar biologi", Yuk mari belajar biologi! Mari kembangkan diri kita dengan belajar biologi sebagai bentuk kecil pengabdian dan kepedulian kita terhadap kesejahteraan masyarakat. 
Sampai jumpa :)

Minggu, 16 Agustus 2015

Tips dan Trik Belajar Biologi

Assalamualaikum, hai sobattt..

Belajar biologi yukk,, :)

Sebenarnya tidak susah lho belajar biologi, hanya saja selama ini biologi lebih mengarah pada pembelajaran hafalan maka dari itu banyak yang enggan untuk mempelajarinya. Lihat saja lingkungan kita yang merupakan bagian dari biologi, tiap hari kita berinteraksi dengannya, tubuh kita pun bagian dari biologi jadi ayo sobatt sukailah ilmu yang mempelajari diri kita ini :)

Yukk,, kita kupas beberapa tips dan trik belajar biologi...

1. Mempelajari secara langsung objek yang ada disekitar.

    Belajar biologi banyak caranya, melalui pendekatan fakta, pendekatan konsep  dan pendekatan keterampilan proses. Keseluruhan pendekatan bisa dikategorikan baik. Tetapi akan lebih baik ketika kita belajar dari hal konkrit yang ada disekitar kita. 
Misalnya ketika kita mempelajari materi pencemaran lingkungan, alangkah baiknya ketika kita mengajak anak didik kita untuk meninjau langsung lingkungan disekitar kita, agar anak juga mengerti hal yang seharusnya dilakukan ketika menemukan permasalahan di lingkungan, tidak hanya sekedar membaca buku. Hal ini sesuai dengan pepatah, mendengar aku bisa lupa, melihat aku bisa ingat, melakukan aku bisa lebih mengerti.

2. Merasakan manfaat biologi.

    Manfaat belajar biologi sangatlah banyak, hal ini sesuai dengan semakin banyak para ilmuan-ilmuan yang mempelajari hal-hal baru di ilmu kehidupan ini. Semakin kita tahu semakin kita merasa bodoh, begitulah slogan yang sebenarnya ketika kita terus belajar. Jadi rasakan manfaat biologi untuk diri kita sendiri, semakin kita merasakan manfaat kita pun akan merasa senang ataupun cinta terhadap diri kita, seyogyanya kita ingin agar diri kita tetap sehat, mengetahui sebab munculya penyakit dan seperti apa seharusnya kita merawat diri kita serta mengetahui makhluk-makhluk hidup yang ada disekitar kita. Ya seperti pepatah tak kenal maka tak sayang. Jadi kenalkan diri kita dengan manfaat maka diri kita akan menyukainya.

3. Mempelajari point-point penting dari tema yang dipelajari. 

    Point penting dari setiap tema harus kita pahami, jadi sebelum kita membaca keseluruhan materi, kita         sudah tahu terlebih dahulu bagian-bagian penting yang nanti akan dipelajari. Dengan begitu kita akan mudah mempelajari materi secara keseluruhan.
    Misalnya  nih, kita belajar materi pertumbuhan dan perkembangan, yuk kita mulai dari mengerti arti pertumbuhan dan perkembangan, selanjutnya membedakan pertumbuhan dan perkembangan. Setelah itu kita bahas ciri awal petumbuhan dan perkembangan. 

4. Membaca berulangkali ketika kita belum memahami.

    Hal yang sebenarnya tidak mudah tapi sangatlah penting, ketika kita membaca ataupun belajar kadang kita sudah sampai beberapa kalimat, tetapi adakalanya kita hanya memahami sedikit dari keseluruhan kalimat, Maka dari itu mengulang kembali sampai kita paham adalah cara jitu untuk memaknai kalimat secara utuh. Khususnya ketika kita menemui istilah-istilah baru dalam biologi.

5. Menjembatani satu tema dengan tema yang lain.

    Biologi adalah ilmu yang sangat komplek dan saling terkait. Ketika kita mempelajari satu macam sistem dalam kehidupan, sistem lain pun sangat erat berkaitan. Sama halnya ketika kita mempelajari satu organ, maka organ lain pasti akan selalu berhubungan erat. Karena ketika satu anggota tubuh mengalami sakit maka bagian yang lain ikut merasakan. Begitulah biologi, maka dari itu setelah kita mempelajari beberapa bab dalam ilmu biologi maka kaitkanlah antara satu bab dengan lainnya. Misalnya ketika kita belajar metabolisme, kita akan merasakan kesulitan ketika belum mempelajari sel, jaringan dan organ di dalam tubuh.

 6. Menemukan arti secepatnya ketika kita menemui istilah baru.

     Buku yang baik adalah buku yang mempunyai glosarium di akhir babnya. Jadi ketika kita belajar bab baru seringkali kita menemukan istilah-istilah baru. Yuk sobat jangan malas untuk membuka pada bagian glosarium agar kita lebih cepat memahami setiap kalimat yang kita baca. Alangkah baiknya kita belajar  efektif dan efisien dengan memiliki kamus khusus istilah biologi. Hal ini merupakan langkah awal bahwa kita memiliki rasa ingin tahu terhadap hal baru dalm setiap pembelajaran.

Tips dan trik diatas merupakan langkah awal untuk memudahkan dalam mempelajari biologi, hal yang baik akan muncul ketika kita secara kontinu memiliki rasa ingin terus belajar akan hal-hal baru. Selain itu niat yang tinggi dan rasa sungguh-sungguh dalam belajar adalah hal penting untuk melihat output setelah kita melaksanakan tips dan trik diatas. Hal yang tidak kalah penting adalah berdoa dalam setiap memulai belajar. Selamat mencoba semoga sukses :) 
murniatiningsih44@gmail.com