Semangat pagi sahabat belajar ... :)
Saat kalian merasakan lapar apa yang kalian lakukan?
Jawabannya pasti kalian akan mengambil makanan tersebut dan ingin memakannya untuk meghilangkan rasa lapar.
Dari kegiatan tersebut ada beberapa alat-alat tubuh yang melakukan koordinasi, antara lain, kaki yang digunakan untuk melangkah mengambil makanan, mata yang digunakan untuk melihat makanan dan tangan yang digunakan untuk mengambil makanan.
Jadi sahabat, kita dapat melakukan aktivitas secara teratur dan serasi karena di dalam tubuh kita punya 3 sistem koordinasi yang saling bekerjasama,yaitu sistem saraf, sistem indera dan sistem hormon.
Saraf merupakan bagian penting pengatur utama koordinasi aktivitas-aktivitas tubuh. Ketika kita melakukan berpiknik ke pantai sejenak menghilangkan penat, kita dapat melihat pemandangan indah laut dengan menggunakan mata, merasakan deburan ombak melalui telinga kita, merasakan segarnya udara di pagi hari dengan kulit kita.
Maka dari itu rasa syukur kepada Allah SWT seharusnya senantiasa terpatri dalam benak kita. Cara mudahnya adalah dengan dengan merawat dan menjaga tubuh kita.
Saraf tersusun atas jaringan saraf, sedangkan jaringan saraf tersusun atas sel-sel saraf.
Sel saraf terdiri dari badan sel, dendrit dan neurit (akson).
Badan sel terdiri dari sitoplasma yang mengelilinginya. Dendrit merupakan serabut pendek yang keluar dari badan sel dan berfungsi menerima dan membawa rangsanagan (impuls) ke badan sel. Neurit merupakan serabut panjang yang keluar dari badan sel berfungsi mengahantarkan rangsangan dari sela saraf satu ke sel saraf lainnya. Di dalam neurit terdapat benang benang halus yang disebut neurofibril. Neurofibril dibungkus oleh selaput mielin yang berfungsi mempercepat jalannya rangsangan.
Berdasarkan fungsinya sel saraf terbagi atas 3 macam :
- Sel saraf sensori yang disebut juga sel saraf indera berfungsi menerima rangsangan dari indera ke saraf pusat (otak atau sum-sum tulang belakang).
- Sel saraf motoris disebut juga sel saraf penggerak berfungsi membawa perintah atau tanggapan dari saraf pusat ke otot atau kelenjar tubuh.
- Sel saraf perantara (penghubung) merupakan sel saraf yang meneruskan rangsangan dari sel sensoris ke sel saraf motoris.
Gerak Biasa dan Gerak Refleks
Gerak biasa merupakan suatu gerak yang kita sadari. Pada gerak ini impuls dari indra diterima oleh saraf sensoris langsung ke otak, kemudian otak memberi respon untuk dibawa oleh saraf motorik menuju otot. Misalnya gerak ketika ketika mengambil minum ketika merasa haus.
Jadi secara skematik dapat dituliskan :
impuls - indra- saraf sensoris - otak - saraf motoris - otot
Gerak refleks, pada saat impuls diterima oleh saraf sensoris sebagian ada yang menuju ke sel saraf motoris melalui sel perantara ada pula yang langsung menuju otak. Akan tetapi sampainya impuls ke otot lebih cepat daripada ke otak sehingga terjadilah gerak refleks. Misalnya gerak reflek menjauh ketika tangan kita terkena api.
Jadi secara skematik dapat dituliskan :
impuls - indra - saraf sensoris - saraf perantara - saraf motoris - otot
Jadi sahabat, begitulah yang mendasari kita melakukan aktivitas setiap harinya.
Selamat beraktivitas :)



