Sabtu, 22 Agustus 2015

Ruang Lingkup Biologi

Semangat selalu sahabat "belajar biologi" :)
Sehat selalu yaa.

Sebuah pepatah mengatakan "Jika kalian mampu menembus langit dan bumi, maka tembuslah, tetapi kalian (manusia) tak akan bisa menembusnya kecuali dengan ilmu."


Kenapa kita harus mempelajari biologi? Apa hakikatnya biologi dijadikan sebagai ilmu? Apa menariknya biologi sehingga kita harus mempelajarinya? Apa manfaatnya dengan adanya perkembangan ilmu biologi?
Wahh pertanyaan yang tak asing lagi dan menarik untuk kita kaji. Karena dari sekolah dasar sampai sekolah menengah atas kita pasti ketemu sama ilmu ini.

Kupas habis yukk sahabat "belajar biologi" ruang lingkup apa saja yang kita akan pelajari ketika kita belajar biologi. 
Cek it !

Biologi berasal dari kata "bios" yang berarti makhluk hidup dan "logos" yang berarti ilmu. Jadi dapat disimpulkan bahwa biologi adalah ilmu yang mempelajari makhluk hidup yang berupa manusia, hewan, tumbuhan dan mikroorganisme serta kehidupannya.
Ilmu akan berkembang seiring perkembangan zaman. Perkembangan tersebut mampu mengubah cara berpikir kita baik mengenai fonemena alam, sosial serta penerapannya dalam mensejahterakan manusia. Khususnya ilmu biologi. Ilmu inilah yang mempelajari diri kita sendiri, biologi mempelajari lingkungan disekitar kita dan mengatur kehidupan dan kesehatan kita. Mengatur segala aspek dari apa yang harus kita makan, kita minum, kapan kita bekerja, berolahraga dan berbagai aktivitas lainnya. Serta bagaimana kita memilih apa yang terbaik untuk kita dan lingkungan.

Lihatlah benda hidup yang ada disekitar kita, pasti penah terpikir di benak kita, Kenapa mereka disebut makhluk hidup. Ya karena mereka mempunyai ciri hiduplah jadi mereka disebut makhluk hidup. 
Ciri-ciri makhluk hidup antara lain membutuhkan nutrisi, melakukan metabolisme, melakukan respirasi, mengalalami pertumbuhan dan perkembangan, bereproduksi, melakukan regulasi dan menanggapi rangsang, adaptasi, melakukan ekskresi  dan melakukan transportasi sel.
Dari sekian banyak ciri makhluk hidup yang disebutkan tersebut tak akan bisa dikatakan makhluk hidup ketika salah satu dari ciri tersebut tak ada pada dirinya.

Semakin berkembangnya ilmu, semakin banyak pula aspek-aspek biologi yang dipelajari baik yang dilihat dari aspek fungsi maupun aspek taksonomi.

Aspek fungsi antara lain : 

1. Fisiologi mempelajari kerja fungsi organ tubuh.
2. Morfologi  mempelajari bentuk luar makhluk hidup.
3. Reproduksi mempelajari proses meghasilkan keturunan pada makhluk hidup.
4. Genetika mempelajari hukum-hukum pewarisan sifat.
5. Evolusi mempelajari perkembangan makhluk hidup dari tingkat tinggi ke tingkat rendah.

Sedangkan dari aspek taksonomis (pengklasifikasian) antara lain :

1. Sitologi mempelajari sel.
2. Embriologi mempelajari perkembangan embrio.
3. Histoloi mempelajari jaringan hewan
4. Zoologi  mempelajari hewan
5. Botani mempelajari tumbuhan
6. Mikrobiologi mempelajari mikroorganisme
7. Mikologi mempelajari jamur
8. Paleontologi mempelajari fosil dan hubungannya dengan bumi
9. Ornitologi mempelajari burung.
10. Entomologi mempelajari serangga

Dari sekian banyak ilmu maka ketika kita akan belajar fisiologi, kita pun dapat memilih pada tingkatan takson apa, misalnya fisiologi hewan, fisiologi tumbuhan, fisiologi jamur dll, dan juga sebaliknya ketika kita belajar  tertentu misalnya jamur (mikologi), kita akan melengkapinya dengan fisiologi jamur, morfologi jamur, reproduksi jamur dan lain-lain.

Biologi masuk kedalam ilmu sains dimana kita dapat melihat fakta-fakta dan menguji kebenaranya di laboratorium. Hal yang tak kalah penting ketika seorang ilmuan atau peneliti meneliti mereka pun tidak asal mengarang dalam meneliti. Mereka menggunakan suatu kaidah yang sistematis dan teratur serta perlu adanya kesabaran, ketekunan, kerja yang sungguh-sungguh dan sesuai fakta yang ada di lapangan. Kaidah tersebut disebut "Metode ilmiah".

Metode ilmiah tersebut antara lain :

1. Melakukan observasi.
2. Mengemukakan hipotesis.
3. Melakukan eksperimen.
4. Menganalisis hasil eksperimen
5. Menyimpulkan hasil eksperimen.

Ketika seorang peneliti menelitipun tidak hanya terpaut dengan satu perlakuan, ada beberapa variabel yang harus diidentifikasi, variabel tersebut antara lain :

1. Variabel kontrol : variabel yang dibuat sama dalam penelitian.
2. Variabel bebas : variabel yang dibuat bervariasi.
3. Variabel terikat : variabel yang muncul akibat adanya variabel bebas.

Biologi tak sekedar membahas organisme, adapun biologi terbentang dari lingkup molekuler sampai pada bioma dipermukaan bumi. 
Secara berurutan biologi mempelajari dari molekul - sel - jaringan - organ - sistem organ - organisme - populasi - komunitas - ekosistem - bioma - biosfer. 

Jadi sebenaranya sangat tidak terbatas ketika kita belajar biologi.  Dalam sistem molekuler biologi mempelajari berbagai macam struktur dan ciri molekul, molekul-molekul tersebut berinteraksi membentuk sel. Sel berinteraksi akan membentuk jaringan. Beberapa jaringan menyusun organ. Organ-organ berinteraksi menyusun organisme makhluk hidup. Setiap individu berkumpul membentuk populasi. Populasi berinteraksi dengan lainya membentuk komunitas. Komunitas dengan lingkungan abiotik membentuk ekosistem. Berbagai ekosistem membentuk bioma. Dan interaksi antar bioma di bumi membentuk biosfer. 

Sampai pada saat ini ilmuan-ilmuan biologi pun berjasa dalam kesejahteraan manusia. Berikut beberapa jasa yang bisa dilihat dilingkungan sekitar kita :

1. Mengungkap sifat pewarisan manusia.
2. Menemukan penyebab dan pengobatan suatu penyakit.
3. Penemuan vaksin, antibiotik dan serum.
4. Penemuan bibit unggul suatu tanaman maupun hewan.
5. Penemuan teknik inseminasi pada hewan.

Begitulah sobat "belajar biologi", Yuk mari belajar biologi! Mari kembangkan diri kita dengan belajar biologi sebagai bentuk kecil pengabdian dan kepedulian kita terhadap kesejahteraan masyarakat. 
Sampai jumpa :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar